PERAYAAN 90 TAHUN GPdI PAKUURE
DIRANGKAIKAN DENGAN HUT GEMBALA DAN REUNI GEMBALA-GEMBALA ASAL PAKUURE

Ketua MD GPdI Sulut, Pdt. Yvonne Awuy Lantu memasang lilin perayaan HUT ke 90 GPdI Pakuure

Pakuure, BMCE. GPdI Pakuure merupakan salah satu jemaat GPdI tertua di Sulawesi Utara. Ini terlihat dari usianya yang sudah mencapai 90 tahun (usia GPdI sendiri, 100 tahun). Untuk mensyukuri dan memperingati momen ini, digelarlah perayaan HUT GPdI yang dilaksanakan pada hari Selasa, 5 September 2022 di Pakuure.

Momen HUT Jemaat yang ke 90 ini dikaitkan dengan HUT Gembala, Pdt. Hein Lumingkewas ke 92. Hamba Tuhan senior ini termasuk salah satu dari beberapa Gembala GPdI tertua di Sulawesi Utara.

Pdt. Hein Lumingkewas yang berhari ulang tahun ke 92, didampingi sangat istri tercinta.

Selain dua momen tersebut, panitia juga merangkaikannya dengan reuni ke 4 Gembala-gembala GPdI asal Pakuure. Ibadah ucapan syukur dari ketiga momen bersejarah ini dipimpin oleh Ketua 1 MD GPdI Sulawesi Utara, Pdt. John Awuy. Nats Alkitab yang dijadikan pokok Khotbah adalah Roma 11:36. Sedangkan tema khotbah adalah, “Ucapan Syukur”.Ditegaskan Pdt. John Awuy kita wajib mengucap syukur karena segala sesuatu adalah dari Dia, oleh Dia, kepada Dia dan bagi Dia. Kita hidup dalam penyertaan Tuhan bukan karena kehebatan kita. Untuk itu patutlah kita bersyukur kepadaNya dalam sepanjang hidup kita.

Doa khusus dipimpin oleh Ketua MD GPdI Sulut, Pdt. Yvonne Awuy Lantu.

Ketua MD GPdI Sulut, Pdt. Yvonne Awuy Lantu dalam sambutannya mengungkapkan sejarah pertama kali beliau mengikuti Musyawarah Daerah di tahun tujuh puluhan di Pakuure di mana waktu itu Pdt. H. O. H. Awuy terpilih sebagai Sekretaris MD GPdI Sulut. Sedangkan sambutan mewakili pemerintah disampaikan oleh Pdt. Yani Petra Rembang, M. Th, Wakil Bupati Minahasa Selatan.

Acara ini berlangsung meriah namun khidmat.

Unsur pemerintah yang hadir selain Wakil Bupati, adalah seluruh unsur Forkopimcam dan anggota legislatif, Franky Lengkey. Sedangkan dari jajaran MD GPdI Sulut, selain Pdt. Yvonne Awuy Lantu dan Pdt. John Awuy nampak Pdt. Matheos Sumaa, Pdt. Hanny Awuy, Pdt. Hanny Kolondam, Pdt. Victor Pantow, Pdt. Frangky Mewengkang, Pdt. George Tewal, Pdt. Nogie Rundengan, Pdt. David Araro, Pdt. Toni Budiman, Pdt. Eddy Kawoan, Pdt. Semuel Kaligis, Pdt. Herry Moningkey, Pdt. Lexi Karundeng, Pdt. Argemiro Manimpurung, Pdt. James Tombeng, Pdt. Haezar Sumual beserta Penasehat MD, Pdt. Richard Wurangian, Pdt. Markus Tumbelaka, Pdt. Miendert Malonda. Tampak juga pimpinan MW dan para Gembala dan Ibu Rohani yang datang dari dalam dan luar Wilayah.Berdasarkan informasi dari Pdt. Job Sangian selaku Ketua Panitia, jumlah peserta reuni yakni Gembala-gembala asal Pakuure yang datang dari berbagai tempat di seluruh Nusantara ini, mencapai 160 orang. Hal ini menunjukkan bahwa Pakuure termasuk desa yang menjadi lumbung hamba Tuhan GPdI.

Beberapa anggota MD GPdI Sulut dan undangan lainnya yang mengikuti acara

Salah satu program penting dalam gelaran acara ini adalah Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR). Acara ini berlangsung selama 2 malam dengan pembicara, Pdt. David Araro, Ketua STT RMK Bitung dan Biro Litbang MD GPdI Sulut. Pada malam pertama tanggal 5 September Pdt. David Araro mengangkat pembacaan Alkitab dalam Wahyu 6:6 dan menguraikan tentang bagaimana menghadapi kesulitan di akhir zaman. Sedangkan pada malam kedua, tanggal 7 September, Matius 24:12 tentang menghadapi budaya, agama dan moral bebas di akhir zaman. (Jeksen Kumontoy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *