PEMBEKALAN KDP3 – Komisariat Penginjilan Kota Manado

PEMBEKALAN KDP3 - Komisariat Penginjilan Kota Manado

Penjangkauan jiwa-jiwa untuk diselamatkan dan dibawa kepada Yesus Kristus melalui penginjilan telah dicanangkan dan sering digaung-gaungkan oleh Ketua Majeli Daerah GPdI Sulut Pdt. Yvonne Awuy Lantu. Dan yang menjadi ujung tombak bagi pemenangan jiwa-jiwa tersebut dipercayakan kepada Komisi Daerah Pelayanan Penginjilan Pantekosta (KDP3) MD GPdI Sulut.

Merespons program yang menjadi Visi MD GPdI Sulut periode 2022-2027 ini yaitu :

1) Meningkatkan kualitas rohani jemaat & hamba-hamba Tuhan;

2) Meningkatkan misi & penginjilan;

serta Misinya, yaitu untuk :

1) Menyelenggarakan seminar doktrin, Alkitabiah, kepemimpinan & keterampilan lainnya;

2) Meningkatkan penginjilan perseorangan juga melalui media (radio, TV, internet);

maka Pengurus KDP3 menginisiasi kegiatan, yang merupakan salah satu program unggulan ke depan dalam Visi KDP3 MD GPdI Sulut yaitu : “PERGI, MURIDKAN & AJARKAN” (MATIUS 28:19-20a);

serta Misinya, yaitu antara lain :

1) Peningkatan kualitas kinerja Pelayanan Konvensional via media;

2) Mengoptimalisasi potensi Penginjilan Digital diera Disrupsi Teknologi 4.0 & Society 5.0;

3) Meng-update ( membaharui ) dan meng-upgrade ( meningkatkan ) kapasitas para Pelayan Penginjilan dalam konteks pemahaman dan pemanfaatan teknologi modern, dengan mengikuti kegiatan baik seminar dan workshop maupun self-development, pengembangan diri secara mandiri;

dalam konsep seminar, pembekalan dan workshop, yang direncanakan pelaksanaannya baik untuk seluruh pengurus dan anggota KDP3 GPdI Sulut maupun di masing-masing Komisariat di kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Menindaklanjuti Visi Misi KDP3 GPdI Sulut tersebut maka Komisariat Penginjilan Manado telah mempelopori untuk merealisasikan kegiatannya dalam bentuk pembekalan kepada pengurus dan anggota.

Pelaksanaannya pada hari Sabtu tanggal 8 Oktober 2022, di mulai dari jam 14.00 wita sampai berakhir jam 18.00 wita dan bertempat di Gedung GPdI Bethesda, Sindulang 2 – Manado, tempat penggembalaan dari Pdt. Jootje Luntungan, MTh.

 

Pembekalan bertajuk : “Daya Tahan Pelayanan (Penginjilan) diera Percepatan – Endurance Evangelism in Acceleration Era”, dimaksudkan sebagai kontribusi pencerahan wawasan dan penyadaran pemahaman untuk memperlengkapi para pelayan (Penginjilan) agar optimal mengantisipasi dampak dari potensi eksistensi teknologi dan supaya bisa maksimal mensikapi era akselerasi teknologi dewasa ini yang mendisrupsi dan mendikte iman dan yang akan mencengkeram serta akan menaklukan kekristenan, secara “smart” (cerdas dan bijak) dalam daya tahan spiritual yang prima.

 

Kegiatan pembekalan ini diawali dengan ibadah dan Firman Tuhan yang diberitakan oleh Pdt. Jane Polii, dengan mengambil ayat Firman Tuhan pada kitab Kisah Para Rasul 4:13…”Ketika sidang melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Kristus.”

 

Dalam uraiannya, Sekretaris KDP3 GPdI Sulut ini menjelaskan inti Firman Tuhan tersebut bahwa, meskipun status kedua rasul dengan latar belakang dan keseharian mereka adalah nelayan, hanya orang yang sederhana dan masyarakat biasa serta tidak terpelajar seperti yang dinarasikan oleh Alkitab, akan tetapi keduanya mempunyai sikap rendah hati dan memiliki sifat pemberani untuk memberitakan tentang Yesus, melakukan penginjilan.

Sebelum memulai kegiatan pembekalan tersebut para peserta mendengarkan sambutan-sambutan yang disampaikan oleh Pdt. Oyke Woran dalam kapasitas sebagai Ketua KDP3 GPdI Sulut dan Pdt. Benny Narasiang yang mengomandani Komisariat Penginjilan Kota Manado.

 

Dalam sambutannya Pdt. Oyke Woran menginformasikan bahwa program bertema seperti tersebut di atas telah diinisiasi lebih dulu oleh pengurus KDP3 tetapi telah dipelopori realisasinya oleh pengurus Komisariat Penginjilan Kota Manado sebagai sentra wilayah untuk area provinsi Sulawesi Utara dan menutup sambutannya dengan menyampaikan bahwa daya tahan spiritual khususnya dalam konteks penginjilan, memang sangat dibutuhkan apalagi memasuki era akselerasi teknologi saat ini yang sangat cepat.

 

Sebagai Ketua Komisariat Penginjilan Kota Manado, Pdt Benny Narasian sedikit menyayangkan bahwa kegiatan seperti ini belum mendapat prioritas perhatian oleh sebagian besar pengurus & anggota ditandai dengan prosentasi kehadiran yang tidak maksimal padahal sudah diinformasikan dari jauh-jauh hari. Beliau juga mengingatkan bahwa kegiatan seperti ini akan kontinu dilakukn ke depannya.

 

Dalam pemaparan materinya Pdt. Jouce Luntungan sebagai narasumber pertama dan dalam kapasitas sebagai Biro Penginjilan MD GPdI Sulut, memberikan pembekalan seputar pemahaman tentang Personal Evangelism dan Home Evangelism sehingga para peserta bisa lebih menangkap pengertiannya serta lebih dipertajam pemahaman kedua macam Evanglism tersebut.

Pendalaman materi terkait tema pembekalan : “Daya Tahan Pelayanan (Penginjilan) Diera Percepatan”, dipaparkan dan dijelaskan oleh Pdp. Ricky Kambey, dengan mengambil referensi ayat pada Firman Tuhan yang terdapat di Yosua 6:15 & 20 sebagai dasar biblikal dan visi misi baik KDP3 maupun MD GPdI Sulut.

 

Koordinator bidang Multimedia & IT KDP3 GPdI Sulut ini menginformasikan maksud dan tujuan dari pemaparan materi ini yaitu : untuk memberikan kontribusi pencerahan wawasan & penyadaran pemaheman bagi para pelayan (khususnya penginjilan), agar bisa optimal mengantisipasi dampak dari potensi eksistensi dari teknologi (yang bisa mendisrupsi & mendikte iman serta yang pada akhirnya akan mencengkeram & menaklukan kekristenan) dan supaya maksimal mensikapi era akselerasi teknologi secara “smart” (cerdas & bijak) dalam daya tahan spiritual yang prima.

 

Mengakhiri presentasi materi pembekalannya, Wakil Ketua Komisariat Penginjilan Kota Manado ini memberikan beberapa konklusi yaitu :

  1. Yosua 6:15 – Akselerasi ‘arus’ teknologi :
  • Telah bergerak dengan sangat cepat
  • Sementara manfaatnya telah dinikmati oleh jutaan orang, gereja masih harus terus beradapatasi (khususnya dalam konteks penginjilan)
  • Dizaman instan dewasa ini gereja harus terdepan memberi jawaban dan perlu atau butuh teknologi untuk melakukannya.
  • Meskipun gereja bukan institusi yang digerakkan oleh teknologi, gereja telah dipengaruhinya.
  • Karenanya, gereja ‘telah dipaksa’ (jika bukan terpaksa) memanfaatkan teknologi.

 

  1. Yosua 6:20 -) –Sumber utama daya tahan/stamina diera akselerasi :
  • Zakharia 4:6b… “Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
  • 2 Korintus 10:4… “karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.”

Kegiatan yang dimoderatori oleh Pdt. Maykel Tumbelaka yang juga sebagai Sekretaris Komisariat Penginjilan Kota Manado ini, di akhiri dengan diskusi dan sharing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *